Site HIDUP BERSAMA RISIKO BENCANA Pindah Alamat

18 Juli 2007

PENGUMUMAN

Site HIDUP BERSAMA RISIKO BENCANA yang semula menggunakan WordPress pindah alamat ke:

http://bencana.net

HIDUP BERSAMA RISIKO BENCANA

Informasi lowongan pekerjaan terbaru di bidang kebencanaan dapat ditemui DISINI

Pengerjaan website HIDUP BERSAMA RISIKO BENCANA ini dilakukan secara mandiri, swadaya dan sukarela sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap penanggulangan bencana di Indonesia agar dapat menjadi lebih baik, cepat dan tanggap pada sasaran korban bencana, manusiawi, dan berdaya.

Terima kasih atas perhatian dan kunjungannya. Kritik dan saran agar dialamatkan kepada: Admin Website HIDUP BERSAMA RISIKO BENCANA (belink2006@yahoo.com.sg)

salam,
Djuni Pristiyanto
(Admin Website HIDUP BERSAMA RISIKO BENCANA)


Manajemen Analis Pengurangan Resiko Bencana Oleh BGR-Germany

16 Juli 2007

Manajemen Analis Pengurangan Resiko Bencana Oleh BGR-Germany

Bapeda Bidang Perencanaan Wilayah (selasa, 3 Juli 2007, Ruang A) mengadakan pertemuan dalam rangka mencari masukan berkaitan dengan kegiatan BGR-Germany di Provinsi DIY. Paparan dari BGR-Germani ini dilakukan untuk mempresentasikan kegiatan yang akan dilakukan di Kabupaten Bantul pada tahun 2007. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Perencanaan Wilayah Bapeda Provinsi DIY Ir. Hery Lantjono, CES dan diikuti oleh unsur birokrat (distrantib, bapedalda, disperindagkop, instansi kabupaten/kota), perguruan tinggi (UGM, UPN, UII) dll.
Baca entri selengkapnya »


Perda bencana jangan jadi polemik

16 Juli 2007

Perda bencana jangan jadi polemik

Thursday, 22 March 2007
SEMARANG – Kalangan DPRD Jateng terus mendesak kepada Pemerintah Provinsi Jateng untuk membahas rencana penyusunan perda tentang bencana alam. Oleh karena itu, pemerintah pusat juga diharapkan dapat segera menyusun undang-undang mengenai bencana alam. Anggota Komisi A DPRD Jateng Dr Noor Achmad mengatakan, perda penanggulangan bencana diperlukan pada saat terjadi bencana. Berdasarkan pengalaman yang terjadi selama ini, banyak persoalan mengemuka pasca bencana alam.
Baca entri selengkapnya »


Mimbar Legislatif; Dewan Usulkan Perda Bencana Alam (Jateng)

16 Juli 2007

Mimbar Legislatif; Dewan Usulkan Perda Bencana Alam

Maret 25th, 2007
SECARA topologi dan geografi, Jateng yang meliputi 35 daerah kabupaten dan kota, dikenal memiliki dataran tinggi, dataran rendah serta beriklim tropis yang dipengaruhi angin muson. Kondisi itu masuk ketegori daerah rawan bencana.

Letak Jateng, sebelah utara berbatasan dengan laut Jawa, Timur dengan Jatim, Barat dengan Jabar dan Selatan dengan DIY, memiliki 122 sungai, dengan bencana yang menonjol banjir, kekeringan, tanah longsor, gempa bumi, angin topan, banjir lahar dingin, kebakaran hutan.
Baca entri selengkapnya »


Soal Perda Penanggulangan Bencana; Mardiyanto: Selaras dengan RAD

16 Juli 2007

Soal Perda Penanggulangan Bencana; Mardiyanto: Selaras dengan RAD

Kamis, 22 Maret 2007
SEMARANG- Usulan anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Noor Achmad mengenai pentingnya Perda Penanggulangan Bencana ditanggapi Gubernur H Mardiyanto. Itu selaras dengan rencana aksi daerah (RAD) penanganan risiko bencana.
Baca entri selengkapnya »


Atasi Bencana, Yogya Siapkan RAD-PRB

16 Juli 2007

Atasi Bencana, Yogya Siapkan RAD-PRB

Sabtu, 24/03/2007 10:23 WIB
YOGYAKARTA – Mengingat banyaknya bencana alam yang terus melanda Indonesia maka mendesak segera dibuat suatu kerangka nasional dan daerah baik secara hukum dan administratif untuk menanggulangi bencana alam tersebut.
Baca entri selengkapnya »


Layanan Free Hosting bagi NGO dan Komunitas dari Air Putih

7 Juli 2007

Salam,

Bagi rekan-rekan ornop dan komunitas yang sudah mempunyai web dan belum
mempunyai tempat hosting, silahkan menggunakan server kami. Program ini
bekerja sama dengan IndosatM2.
Baca entri selengkapnya »


Bencana Ekologis Ancam Prabumulih

6 Juli 2007

Di tengah rentetan bencana alam yang susul-menyusul di seluruh Indonesia, kehidupan masyarakat Prabumulih masih berlangsung tenang. Kota kecil berjarak 90 km dari Palembang ini, hingga saat ini memang belum pernah didera bencana-bencana alam seperti banjir, tanah longsor, atau gempa bumi. Baca entri selengkapnya »


ITS Bentuk Forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim

23 Juni 2007

ITS Bentuk Forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim

ITS bekerjasama dengan Bakesbang Prop Jatim, Satkorlak Prop Jatim BMG, Dinas Sosial, ITS, PMI dan LSM bentuk forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim.

Menyikapi kemungkinan terjadinya bencana di Jawa Timur dan untuk memberikan kesadaran masyarakat terhadap bencana yang mungkin terjadi, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana agar mengetahui dan mengantisipasi terjadinya bencana sejak dini ITS bekerjasama dengan dinas/instansi terkait membentuk suatu forum semacam LSM yaitu Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim.
Baca entri selengkapnya »


JATIM PERLU PERENCANAAN PENANGANAN BENCANA

23 Juni 2007

JATIM PERLU PERENCANAAN PENANGANAN BENCANA

Propinsi Jatim yang memiliki 38 kabupaten/kota, saat ini memerlukan perencanaan penanganan bencana, ini dikarenakan selama ini penanganan bencana masih bersifat responsif (hanya aktif jika terjadi bencana). Hal itu dikatakan Ketua Panitia Lokakarya Undang-Undang Penaggulangan Bencana Dan Rencana Aksi Nasional, Tri Dani Widya Astutik di Hotel Mirama Raya Darmo, Kamis (14/6).
Baca entri selengkapnya »


Kota-kota di Indonesia Rentan Bencana

23 Juni 2007

Kota-kota di Indonesia Rentan Bencana

Jakarta, Kompas – Para pakar gempa memperingatkan kembali bahwa semua tata ruang kota di Indonesia masih belum memperhitungkan masalah mitigasi bencana alam gempa dan tsunami sehingga rentan mengakibatkan banyaknya korban jiwa jika terjadi bencana.

Bahkan, kota-kota yang pernah hancur akibat bencana, seperti Banda Aceh, Yogyakarta, dan Solok (Sumatera Barat), dibangun kembali tanpa memerhatikan kaidah keamanan dari bencana tersebut. Di kawasan rentan tsunami di Banda Aceh, seperti Lambhuk, Ulee Leu, dan Kajhu kini dipenuhi bangunan baru.
Baca entri selengkapnya »


Siapkan Mitigasi Bencana di Daerah, Gempa di Mentawai Tinggal Tunggu Waktu

23 Juni 2007

Siapkan Mitigasi Bencana di Daerah, Gempa di Mentawai Tinggal Tunggu Waktu

jakarta, kompas – Kementerian Negara Riset dan Teknologi menyiapkan acuan teknis untuk menata kota-kota yang rawan gempa dan tsunami. Acuan itu diharapkan digunakan oleh pemerintah daerah dalam menata kota sehingga meminimalkan kerugian harta benda dan korban jiwa jika terjadi bencana.

“Kami sudah menyiapkan 10 acuan teknis untuk pemerintah daerah, yang nantinya akan dituangkan dalam instruksi Menteri Dalam Negeri. Ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang baru diundangkan April lalu,” kata Asisten Deputi urusan Analisis Kebutuhan Iptek, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Pariatmono, di Jakarta, Jumat (22/6).
Baca entri selengkapnya »


Perubahan Mental dan Perilaku Warga Korban

23 Juni 2007

Perubahan Mental dan Perilaku Warga Korban

Medan, Kompas – Ketua Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh Nias Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, rekonstruksi di Aceh dan Nias membawa perubahan mendasar pada pola hidup korban tsunami. Mereka harus menyesuaikan perilaku dengan sarana dan prasarana baru yang dibangun.

“Warga korban misalnya, sejak dibangun instalasi air harus membayar iuran bulanan air bersih. Padahal, selama ini kan mereka tidak pernah membeli air. Di Nias, jalan antara Gunungsitoli dan Teluk Dalam dibuat mulus. Akibatnya, setiap hari ada kecelakaan dan memakan korban,” ujar Kuntoro di Medan, Kamis (21/6) malam.
Baca entri selengkapnya »


Verifikasi Dipastikan Molor

23 Juni 2007

Verifikasi Dipastikan Molor

Padang, Kompas – Ketua Tim Klinik Konstruksi Pascagempa Sumatera Barat Dr Febrin Anas Ismail mengatakan, laporan hasil verifikasi kerusakan akibat bencana dipastikan mundur. “Banyak mahasiswa-mahasiswi yang ikut dalam tim ini ternyata mengikuti ujian akhir semester di kampusnya masing-masing. Ini berakibat pada mundurnya pelaporan hasil akhir verifikasi kepada gubernur nantinya,” kata Febrin, di Padang, Jumat (22/6).
Baca entri selengkapnya »


Volume Semburan Air Setara dengan 52 Truk

23 Juni 2007

Volume Semburan Air Setara dengan 52 Truk

SIDOARJO, KOMPAS – Volume semburan air bercampur pasir di bekas rumah makan milik Herman di Jatirejo, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, mencapai 518 meter kubik per hari atau setara dengan daya muat 52 truk pengangkut pasir dan batu. Jika dibiarkan, semburan bisa memicu konflik antarwarga Jatirejo.

Volume air dari semburan tersebut diukur oleh tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kamis (21/6). Selain volume air, Tim ITS juga mengukur tekanan air. Pengukuran tekanan dengan alat manometer ini diperlukan untuk eksperimen menutup semburan dengan Prinsip Bernoulli.
Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.