KADES SE-KULONPROGO DIKUMPULKAN; Persiapan Penyaluran Bantuan Rumah Rusak-Sedang

KADES SE-KULONPROGO DIKUMPULKAN ; Persiapan Penyaluran Bantuan Rumah Rusak-Sedang

Friday, 08 June 2007, Yogyakarta
WATES (KR) – Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK) bantuan rumah rekonstruksi Kulonprogo bersama Konsultan Manajemen Kabupaten (KMK) mengumpulkan para Kepala Desa (Kades) se-Kulonprogo di Gedung Kaca Pemkab Kulonprogo, Rabu (6/6). Langkah tersebut untuk meneliti nama-nama warga korban gempa, calon penerima bantuan rekonstruksi rumah rusak sedang. Rencananya, bantuan tersebut harus dicairkan sampai akhir bulan Juni 2007.

”Kami meminta para Kades bersedia mengoreksi data nama dan alamat calon penerima bantuan rumah rusak sedang. Silahkan dikoreksi dan disosialisasikan kepada warga. Setelah selesai diserahkan ke PPK untuk diserahkan ke Satuan Kerja (Satker) Propinsi DIY,” harap Ir Moch Nadjib.

Menurutnya PPK tidak menerima usulan data rumah rusak akibat gempa dari masyarakat. Data rumah rusak sedang yang dibagikan kepada para Kades berdasarkan dari hasil verifikasi data base penerima bantuan living cost sudah final sehingga tidak dapat berubah lagi.

Penyaluran bantuan rekonstruksi rumah rusak berat dan roboh tahap pertama sebanyak 2.643 KK sudah selesai. Bantuan rekonstruksi rumah rusak berat tahap kedua sebanyak 721 KK yang proses yang penyaluran termin pertama sudah selesai. Bersamaan pencairan termin kedua dan ketiga untuk rumah rusak berat tahap kedua, PPK memproses penyaluran bantuan rumah rusak sedang sebanyak 3.860 KK. ”Setelah penyaluran bantuan rumah sedang selesai, dilanjutkan penyaluran untuk rumah rusak ringan,” katanya.

Lebih lanjut KMK Sutantyo, mengungkapkan mekanisme penyaluran bantuan rumah rusak sedang, hampir sama dengan mekanisme penyaluran bantuan rekonstruksi rumah rusak berat dan roboh. Sebelumnya ada pembentukan Tim Fasilitator dan Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang beranggotakan calon penerima bantuan rumah rusak sedang. Jumlah masing-masing Pokmas antara 40 sampai 50 orang yang wilayahnya dapat di tingkat Dukuh. Jika sampai di tingkat Dukuh di bawah 40 orang diperluas ke wilayah tingkat desa sampai di tingkat wilayah kecamatan.

Dalam penyaluran bantuan rumah rusak sedang, Kades sebagai asisten camat selaku Penanggung Jawab Pelaksana (PJP). Sejumlah Kades yang hadir dalam acara tersebut menyatakan kebingungan dengan penjelasan persiapan penyaluran bantuan rekontruksi rumah rusak sedang yang disampaikan PPK dan KMK. Kades keberatan untuk mengoreksi data by name korban calon penerima bantuan karena sudah tidak lagi sebagai PJP.

”Semestinya camat yang mengoreksi data by name calon penerima bantuan, bukan Kades. Kalau seperti ini hanya menambahi pekerjaan Kades,” tambah Sukarman Pangabean, Kades Panjatan.(Ras)-n.

http://222.124.164.132/article.php?sid=126189

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: