Seluruh Korban Dipastikan Dapat Utuh Rp 4 Juta

Seluruh Korban Dipastikan Dapat Utuh Rp 4 Juta

BANTUL, KOMPAS – Pemerintah Provinsi DIY memastikan seluruh warga yang tercatat sebagai penerima dana rekonstruksi rumah rusak sedang akan mendapat Rp 4 juta utuh. Bupati Bantul Idham Samawi pun menarik kembali pilihan sistem bagi rata yang sempat ia tawarkan kepada masyarakat.

Ini disampaikan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya pada acara peresmian SDN Krekah di Gilang-harjo, Pandak, Bantul, Kamis (7/6). Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY sanggup untuk menanggung penambahan dana rekonstruksi rumah rusak sedang sebagai imbas pembengkakan jumlah data penerima di Bantul.

“Munculnya tawaran sistem kearifan bagi rata yang menjadikan dana tidak diterimakan Rp 4 juta, melainkan hanya Rp 3,2 juta, justru akan mempersulit kerja dukuh, lurah, camat, hingga perbankan. Pemprov pun memutuskan akan menanggung seluruh penambahan biaya ini,” kata Sultan.

Ditambahkan Sultan, pemberitahuan ini telah ia sampaikan langsung kepada Idham melalui hubungan telepon pada Rabu malam. Sultan juga meminta laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan rekonstruksi rumah rusak sedang ini dijadikan satu dengan rumah rusak ringan.

Mengenai alokasi dana yang akan dipakai untuk menutup kekurangan anggaran, yang diperkirakan mencapai Rp 40 miliar, Sultan mengatakan itu menjadi urusan pemprov. Akan tetapi, ia tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian dana ini akan dialokasikan dari sisa anggaran bagi rumah rusak ringan, sekitar Rp 11 miliar. Sementara sisanya, Rp 29 miliar, akan dicarikan dari sumber dana lain yang berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2007. Disyukuri

Pernyataan Sultan ini pun disyukuri oleh Idham. Menurut dia, masyarakat Bantul kini bisa tenang karena telah mendapat kepastian jaminan dari pemprov.

Idham pun akan segera memberitahukan seluruh lurah dan camat di Bantul untuk membatalkan sosialisasi tawaran bagi rata kepada warga, seperti pernah diinstruksikannya beberapa hari lalu. Sebagai gantinya, akan ada sosialisasi mengenai pelaksanaan verifikasi data bagi rumah rusak sedang dan ringan, mulai Senin mendatang.

“Verifikasi tidak lagi memeriksa tingkat kerusakan rumah, melainkan memastikan calon penerima dana belum pernah tercatat sebagai penerima bantuan lain,” tuturnya. (AB2)

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0706/08/jogja/1038241.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: