HARI INI DATA RUSAK SEDANG-RINGAN SUDAH FINAL; Dana Rekons Disalurkan Melalui BPD

HARI INI DATA RUSAK SEDANG-RINGAN SUDAH FINAL; Dana Rekons Disalurkan Melalui BPD

Wednesday, 20 June 2007, Yogyakarta
YOGYA (KR) – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, Pemprop DIY dan Pemkab/Pemkot se-DIY sepakat, Rabu (20/6) hari ini merupakan batas akhir penyerahan data base korban gempa calon penerima dana rekonstruksi dan rehabilitasi kategori rumah rusak sedang dan ringan. Bahkan diharapkan pada hari ini pula Petunjuk Operasional (PO) pembagian dana rekons-rehab rumah rusak sedang dan ringan sudah dapat diterbitkan, sehingga bisa segera disosialisasikan kemudian tahap berikutnya ditindaklanjuti pencairan dana ke masyarakat.

Rencananya dana rusak sedang dan ringan itu juga tetap akan disalurkan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas), namun dengan jumlah anggota lebih banyak, yakni sekitar 40-50 orang per Pokmas, tidak seperti Pokmas Rusak Berat/Roboh yang hanya beranggotakan 10-15 orang. Untuk pendistribusiannya, melalui Bank BPD DIY baik yang beroperasional menggunakan kendaraan keliling maupun di kantor-kantor tetap.

Menurut Gubernur, Pemprop DIY bersama Pemkab/Pemkot se-DIY telah bertemu dan mengambil kesepakatan, Sabtu (16/6) lalu di Kepatihan. “Pemprop bersama Pemkab/Pemkot menyepakati batas akhir penyerahan data base penerima dana bantuan rekons rumah rusak sedang dan ringan 20 Juni, sebelum dibuatkan PO. Diharapkan pada 20 Juni ini pula semua data sudah final atau tetap fixed, tidak berubah-ubah lagi,” kata Sultan menjawab pertanyaan wartawan di Yogyakarta, Selasa (19/6).

Sri Sultan mengakui, tidak mudah dalam mendata rumah masyarakat yang rusak sedang dan ringan. Karena perbedaan rusak sedang dan ringan cukup relatif. Namun keputusan harus segera diambil supaya penyaluran dana tersebut tidak berlarut-larut dan masyarakat bisa segera menerimanya. Sedang mengenai sistem penyalurannya, Sultan mengatakan, tetap dilaksanakan melalui Pokmas namun dengan jumlah anggota lebih besar, yakni sekitar 40-50 orang per Pokmas.

Selain itu, untuk menghindari pemotongan dana oleh pihak-pihak tertentu, maka penyaluran dana rekons rumah rusak sedang dan ringan ini akan dilakukan melalui Bank BPD DIY, termasuk menggunakan mobil keliling.

Terpisah, Kepala Dinas Kimpraswil Kota Yogyakarta Ir Eko Suryo mengatakan, dana rehab rekon bagi 9.774 rumah rusak sedang di Kota Yogyakarta direncanakan cair awal Juli mendatang. Pembentukan Pokmas akan berlangsung dalam minggu ini oleh Camat selaku Penanggung Jawab Pelaksana (PJP).

“Yang penting sekarang Pokmas terbentuk dulu,” katanya. Anggota Pokmas harus berasal dari satu kecamatan, tidak boleh antar kecamatan. Namun yang perlu menjadi catatan, by name yang telah diverifikasi belum tentu masuk menjadi anggota. Di Pokmas masih ada tahapan verifikasi oleh anggota kelompok itu sendiri. Mereka yang diketahui telah menerima dana rehab rekons rumah roboh/rusak berat atau P2KP secara otomatis akan gugur. Begitu pula jika ditemukan satu KK tercatat 2 nama.

Adapun syarat untuk mencairkan uang, warga harus membuat surat pernyataan bahwa penerima bantuan adalah pemilik rumah dan belum pernah mendapatkan bantuan dari program rehab rekons rumah roboh/ rusak berat atau P2KP. Juga harus membuat pernyataan uang tersebut benar-benar digunakan untuk memperbaiki kerusakan komponen rumah. Bila pernyataan yang dibuat tidak benar maka sanggup mengembalikan dana yang telah diterima dan dituntut sesuai ketentuan perundang-undangan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, masing-masing KK nantinya diminta membuat laporan penggunaan dana. (Tim KR)-z.

http://222.124.164.132/article.php?sid=127669

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: