ITS Bentuk Forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim

ITS Bentuk Forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim

ITS bekerjasama dengan Bakesbang Prop Jatim, Satkorlak Prop Jatim BMG, Dinas Sosial, ITS, PMI dan LSM bentuk forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim.

Menyikapi kemungkinan terjadinya bencana di Jawa Timur dan untuk memberikan kesadaran masyarakat terhadap bencana yang mungkin terjadi, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana agar mengetahui dan mengantisipasi terjadinya bencana sejak dini ITS bekerjasama dengan dinas/instansi terkait membentuk suatu forum semacam LSM yaitu Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim.

Demikian disampaikan Kepala Humas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Sukemi, saat dihubungi disela-sela pertemuan antar dinas terkait dalam pembentukan masyarakat penanggulangan Bencana Jatim, di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITS, Surabaya, Selasa (15/2).

Menurut Sukemi, masyarakat Penanggulangan Bencana ini, adalah kegiatan semacam LSM dengan kegiatan sosial yang anggotanya terdiri dari 25 orang/individu. Anggota tersebut mewakili antara lain dari Bakesbang Prop Jatim, Satkorlak Prop Jatim BMG, Dinas Sosial, ITS, PMI dan LSM yang dihadiri Konjen Jepang

Program yang akan dilaksanakan yaitu penanggulangan bencana melalui pendidikan, bagaimana penerapannya, meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar anggota dan lembaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat cepat tertangani. Membantu memecahkan masalah terkait dengan penanggulangan bencana alam.

Masyarakat Peduli Bencana, kata Sukemi, rencananya akan melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah di Jatim yang berpotensi terhadap rawan bencana dengan karakteristik tertentu, melihat beberapa daerah yang rutin terjadi bencana, misalnya gempa, tanah longsor. “ Dari hasil pemetaan tersebut, selanjutnya akan bersama-sama dengan instansi yang terkait untuk memberikan masukan-masukan. Karena dari pengalaman penanggulangan bencana di Indonesia, ternyata banyak peraturan-peraturan pemerintah yang tidak jalan di lapangan, sehingga dengan adanya Bakesbang dan Satkorlak diharapkan bisa memberikan jalan keluar,” katanya.

Sukemi mengharapkan, sebagai lembaga semacam LSM dapat bekerjasama dengan pemerintah/instansi terkait untuk bersama-sama dalam menanggulangi bencana dan bisa memasyarakatkan tentang terjadinya bencana dan cara penanggulangan bencana sejak dini
Sementara itu menuriut Konjen Jepang untuk Surabaya Mrs Minorushirota, mengatakan, Indonesia hendaknya belajar dari pengalaman yang selama ini trejadi. Karena Bangsa Jepang sendiri selalu belajar dari pengalaman. Sebaiknya peristiwa gempa dijadikan suatu pin untuk membangun warning sistem.

http://www.d-infokom-jatim.go.id/news.php?id=3272

Satu Balasan ke ITS Bentuk Forum Masyarakat Penanggulangan Bencana Jatim

  1. A. Sabaraji mengatakan:

    Dapatkah kami mengetahui lebih jauh profil FMPB Jatim ini termasuk struktur organisasi dan siapa-2 yang duduk di sana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: